Rabu, 02 Januari 2008

untukmu sahabat

tertatih tak berdaya

membuat ati terhenyak

namun ia tetap tersenyum

menatap dunia ini



perjuangannya inspirasiku

tak peduli harta di depan mataku

aku semakin menyadari

bisa hidup dalam penjara dunia

adalah anugrah terindah



matanya menyiratkan kebahagiaan

namun tahukah engkau

dalam hatinya merintih

seakan meneriakkan

aku ingin hidup lebih lama lagi



aku bangga padanya

aku begitu mencintainya

orang-orang menganggapnya hina

tapi aku menganggapnya malaikat

malaikat kehidupan

Tidak ada komentar: